Macam-macam Media Pembelajaran
![]() |
Pembaca yang budiman.... kali ini penulis akan membahasa secara khusus macam macam media pemebelajaran dimana sebelumnya telah kita bahas media pembelajaran secara umum.
Untuk mengetahui lebih lanjut langsung saja kita masuk kematerinya !
Macam-macam Media Pembelajaran
Media pembelajaran menurut Syaiful Bahri Djamarah (2006: 124) dibagi menjadi tiga macam, yaitu :a) Dilihat dari jenisnya
(1) Media Auditif, adalah media yang hanya mengandalkan kemampuan suara saja, seperti radio, cassete recorder, piringan hitam.
(2) Media Visual, adalah media yang hanya mengandalkan indra penglihatan.
(3) Media Audiovisual, adalah media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar.
b) Dilihat dari daya liputanya, media dibagi dalam :
(1) Media dengan gaya liput luas dan
serentak Penggunaan media ini tidak terbatas oleh tempat dnan ruang
serta dapat menjangkau jumlah anak didik yang banyak dalam waktu yang
sama. Contoh : radio dan televisi.
(2) Media dengan daya liput yang terbatas
oleh ruang dan tempat Media ini dalam penggunaanya membutuhkan ruang
dan tempat yang khusus seperti film, sound slide, film rangkai, yang
harus menggunakan tepat yang tertutup dan gelap.
(3) Media untuk pengajaran individual Media ini penggunaannya hanya untuk seorang diri.
Termasuk media ini adalah modul berprogram dan pengajaran melalui komputer.
c) Dilihat dari bahan pembuatanya
(1) Media sederhana. Media ini bahan
dasarnya mudah diperoleh dan harganya murah, cara pembuatanya mudah,
peggunaannya tidak sulit.
(2) Media kompleks. Media ini adalah
media yang bahan dan alat pembuatan dan penggunaanya memerlukan
keterampilan yang memadai. Prestasi belajar siswa dipengaruhi oleh
beberapa macam media pembelajaran. Terkait dalam penelitian ini,
penggunaan media pembelajaran yang paling berpengaruh terhadap prestasi
belajar menggunakan peralatan kantor adalah dari daya liputannya yaitu
media untuk pengajaran individual. Media ini penggunaaanya hanya untuk
individual, tujuan dari media ini adalah untuk melatih kecakapan dan
ketrampilan. Siswa akan lebih mudah memahami manfaat dan kegunaan
alat-alat kantor jika siswa dapat mengoperasikan alat-alat kantor
langsung.
Klasifikasi Macam-Macam Media Pembelajaran
1. Media Audio
Media audio berfungsi untuk menyalurkan
pesan audio dari sumber pesan ke penerima pesan. Media audio berkaitan
erat dengan indra pendengaran.contoh media yang dapat dikelompokkan
dalam media audio diantarany : radio, tape recorder, telepon,
laboratorium bahasa, dll.
2. Media Visual
Media visual yaitu media yang
mengandalkan indra penglihat. Media visual dibedakan menjadi dua yaitu
(1) media visual diam (2) media visual gerak
a. Media visual diam contohnya foto,
ilustrasi, flashcard,gambar pilihan dan potongan gambar, film bingkai,
film rangkai,OHP, grafik, bagan, diagram, poster, peta, dan lain- lain.
b. Media visual gerak contohnya gambar-gambar proyeksi bergerak seperti film bisu dan sebagainya.
3. Media audio visualb. Media visual gerak contohnya gambar-gambar proyeksi bergerak seperti film bisu dan sebagainya.
Media audiovisual merupakan media yang
mampu menampilkan suara dan gambar. Ditinjau dari karakteristiknya media
audio visual dibedakan menjadi 2 yaitu (1) madia audio visual diam, dan
(2) media audio visual gerak.
a). Media audiovisual diam diantaranya TV diam, film rangkai bersuara, halaman bersuara, buku bersuara.
b). Media audio visual gerak diantaranya film TV, TV, film bersuara, gambar bersuara, dll.
4. Media Serbanekaa). Media audiovisual diam diantaranya TV diam, film rangkai bersuara, halaman bersuara, buku bersuara.
b). Media audio visual gerak diantaranya film TV, TV, film bersuara, gambar bersuara, dll.
Media serbaneka merupakan suatu media
yang disesuaikan dengan potensi di suatu daerah, di sekitar sekolah atau
di lokasi lain atau di masyarakat yang dapat dimanfaatkan sebagai media
pengajaran. Contoh media serbaneka diantaranya : Papan tulis, media
tiga dimensi, realita, dan sumber belajar pada masyarakat.
a). Papan (board) yang termasuk dalam media ini diantaranya : papan tulis, papan buletin, papan flanel, papan magnetik, papan listrik, dan papan paku.
b). Media tiga dimensi diantaranya : model, mock up, dan diorama.
c). Realita adalah benda-benda nyata seperti apa adanya atau aslinya . contoh pemanfaatan realit misalnya guru membawa kelinci, burung, ikan atau dengan mengajak siswanya langsung ke kebun sekolah atau ke peternakan sekolah.
d). Sumber belajar pada masyarakat diantaranya dengan karya wisata dan berkemah.
a). Papan (board) yang termasuk dalam media ini diantaranya : papan tulis, papan buletin, papan flanel, papan magnetik, papan listrik, dan papan paku.
b). Media tiga dimensi diantaranya : model, mock up, dan diorama.
c). Realita adalah benda-benda nyata seperti apa adanya atau aslinya . contoh pemanfaatan realit misalnya guru membawa kelinci, burung, ikan atau dengan mengajak siswanya langsung ke kebun sekolah atau ke peternakan sekolah.
d). Sumber belajar pada masyarakat diantaranya dengan karya wisata dan berkemah.
Heinich, Malenda, Russel (1982) dalam Ilda Prayitno (1989) mengemukakan keuntungan penggunaan media dalam pembelajaran adalah:
1) Membangkitakan ide-ide atau gagasan-gagasan yang bersifat konseptual, sehingga mengurang
kesalahpahaman siswa dalam mempelajarinya.
2) Meningkatkan minat siswa untuk materi pelajaran.
3) Memberikan pengalaman-pengalaman nyata yang merangsang aktivitas diri sendiri untuk belajar.
4) Dapat mengembangkan jalan pikiran yang berkelanjutan.
5) Menyediakan pengalaman-pengalaman yang tidak mudah didapat melalui materi-materi yang
lain dan menjadikan proses belajar mendalam dan beragam.
Manfaat positif dari penggunaan media
Sebagai bagian integral pengajaran di kelas adalah sebagai berikut: 1). Penyampaian pelajaran menjadi lebih baku. Setiap pelajar yang melihat atau mendengar penyajian melalui media menerima pesan yang sama. 2). Pengajaran bisa lebih menarik. Media dapat diasosiasikan sebagai penarik perhatian dan membuat siswa tetap terjaga dan memperhatikan. 3). Pembelajaran menjadi lebih interaktif dengan diterapkannya teori belajar dan prinsip-prinsip psikologis yang diterima dalam hal partisipasi siswa, umpan balik, dan penguatan. 4). Lama waktu pengajaran yang diperlukan dapat dipersingkat untuk mengantarkan pesan-pesan dan isi pelajaran dalam jumlah yang cukup banyak dan kemungkinannya dapat diserap oleh siswa. 5). Kualitas hasil belajar dapat ditingkatkan 6). Pengajaran dapat diberikan kapan dan dimana diinginkan. 7). Sikap positif siswa terhadap apa yang mereka pelajari dan terhadap proses belajar dapat ditingkatkan. 8). Peran guru dapat berubah kearah yang lebih positif,dalam proses belajar mengajar.

Comments
Post a Comment